Apa yang harus ada pada produk dan penjual sukses menjual

apa yang harus ada pada produk dan penjual

Apa yang harus ada pada produk dan penjual adalah apa yang menjadi alasan konsumen membeli produk kita. Sedangkan apa yang harus ada pada penjual adalah pemahaman lengkap tentang produk yang mereka jual dan kemampuan memberikan layanan yang berkualitas.

Bicara tentang kualitas tentu saja cenderung subjektif, maksudnya produk yang berkualitas bagi sebagian orang boleh jadi dianggab tidak seberapa berkualitas menurut mereka yang menghendaki standar kualitas lebih tinggi.  Jadi dalam hal ini penjual menggunakan sudut pandang pembeli.

Namun seiring berjalannya waktu pembeli lambat laun akan memahami standar kualitas produk yang mereka beli. Bila ternyata apa yang mereka beli akhirnya membuat mereka kecewa, maka besar kemungkinan sang pembeli tak akan kembali kepada kita.

Maka untuk sukses dalam usaha apapun, termasuk juga agar sukses bisnis online, menjadi sesuatu yang penting mengetahui apa maunya pembeli, atau apa yang pembeli kehendaki harus ada pada produk yang mereka inginkan.

Apa yang harus ada pada produk dan penjual

Ada banyak yang harus melekat pada produk agar bisa menark minat calon konsumen membeli.  Artikel ini menuliskan 2 saja apa yang pasti harus ada pada produk dan penjual agar bisa laku dan terus menerus dibeli orang

Produk tersebut hendaknya berkualitas

Ini pertanyaan bodoh nampaknya, karena siapapun pasti mengetahui bahwa produk yang berkualitas akan bisa memuaskan pembeli.  Apa yang pembeli inginkan ada pada produk yang mereka beli hendaknya bisa terpenuhi. Jadi bisa dikatakan disini bahwa kualitas itu adalah apa yang menjadi alasan konsumen membeli produk yang kita jual.

Tentu saja karena pembeli itu terdiri dari individu yang berbeda-beda kebutuhan dan kondisi keuangan yang beragam, maka kita harus mengelompokkan mereka dalam kelompok yang berbeda. Dan untuk setiap kelompok tentu produk yang bisa kita tawarkan akan juga berbeda, baik dalam harga maupun fitur-fitur pendukung yang ada pada produk.

Akan tidak berarti banyak kalau misalnya kita menawarkan ponsel highend kepada calon pembeli tidak melek teknologi. Kalaupun mereka membeli apa yang kita tawarkan, maka fitur-fitur canggih yang ada pada ponsel menjadi mubazir.

Menjual produk yang berkualitas juga akan membuat penjual lebih percaya diri dan bangga.  Ambil contoh anda menjual sepatu kulit seharga Rp.200.000,- dan anda mengetahui sepatu tersebut hanya akan bertahan selama 6 bulan masa pakai. Sedangkan di luar sana anda mengetahui ada sepatu seharga Rp.500.000,-. Sepatu tersebut bisa dipakai selama 2 tahun dengan kondisi akhir sepatu sama dan dipakai di medan pemakaian yang sama. Apakah anda akan percaya diri menjual produk pertama. Tentu saja tidak, kalau anda tidak percaya diri, apakah mungkin anda akan sukses menjual.

Apalagi dalam hal jualan online, dimana konsumen tidak bisa melihat langsung fisik produk yang akan mereka beli, maka jaminan kualitas produk jualan online menjad sangat penting. Konsumen yang terpuaskan karena produk yang mereka beli berkualitas, akan mungkin kembali membeli di toko online kita.

Tips jualan online agar produk anda dibeli orang bisa anda temukan dalam artikel cara jualan online agar cepat laku.

Penjual dan pelayanan juga harus berkualitas

Bukan hanya produk yang harus berkualitas, tenaga penjual pun perlu berkualitas. Penjual yang baik mampu memberikan penjelasan kepada calon pembeli tentang produk yang mereka jual. Penjelasan tersebut hendaknya mudah dipahami.

Selain dari itu yang tak kalah penting adalah penjual harus pula memahami benar sfesifikasi produk yang mereka jual. Adakalanya calon pembeli akan bertanya tentang sfesifikasi produk yang mereka lihat di website toko online kita. Akan nampak tidak profesional jika kita tidak bisa memberikan jawaban yang lebih detil kepada calon pembeli.

Karena itu memahami sfesifikasi ini menjadi mutlak harus dimiliki oleh setiap penjual, baik penjual online maupun penjual offline. Barangkali kita tidak bisa menghapal sfesifikasi produk yang kita jual. Setidaknya kita bisa mencari jawabannya dalam buku petunjuk sfesifikasi. Namun tidak hanya sekedar mengetahui, kita harus pula paham benar lebih mendetil, agar setiap pertanyaan calon pembeli bisa kita jawab dengan memuaskan.

Contoh kita menawarkan produk ponsel di toko kita. Biasanya akan ada tulisan tentang sfesifikasi ponsel. Katakanlah misalnya kalimat yang menerangkan bahwa ponsel yang kita jual memiliki layar jenis IPS dengan resolusi 16 bit dan memiliki fasilitas Wifi, dst.

Ada kemungkinan calon pembeli akan bertanya apa yang dimaksud dengan layar jenis IPS, atau resolusi 16 bit, kemudian bagaimana kualitas wifi. Jadi itu pertanyaan yang cukup berkualitas dan tentu saja jawaban yang penjual berikan juga harus memuaskan rasa ingin tahu calon pembeli.

Khusus di toko offline yang sering kali penjual masih dianggab tidak harus paham sesuatu yang sifatnya teknis. Harus ada tempat atau orang kemana dan kepada siapa pembeli bisa mendapatkan semua jawaban.

Demikianlah apa yang harus ada pada produk dan penjual. Jadi kesimpulannya setiap pertanyaan konsumen harus mendapatkan jawaban yang memuaskan.

Untuk anda yang ingin jualan online namun tidak tahu dari mana harus memulai. Sudah tersedia panduan langkah-langkah memulai bisnis online dari awal, silahkan klik Panduan bisnis online.

Tinggalkan Balasan